Lika- Liku MT Al- Mutaallimin

 MAJELS TAKLIM AL- MUTAALLIMIN

Alamat KTP saya Desa Keub dusun Kuta Teungoh Kec Arongan lambalek, namun karna di Kec Woyla mempunyai objek binaan yaitu Lembaga Pendidikan Islam Dayah Miftahul jannah yang proses belajar mengajar nya setiap hari siang dan malam sehingga saya harus berdomisili di lokasi dekat Dayah tersebut Desa Lueng Buloh Kecamatan Woyla sekitar 35 menit perjalanan dari Dusun Kuta Teungoh, unik juga “lahee pat laen, alamat pat laen, tinggai pat laen”.

di setiap kamis sore saya selalu OTW pulang ke alamat KTP, Kadang penat terasa karna di penuhi dengan aktifitas - aktifitas yang melelahkan, tapi karna dimotifasi ingin mewakafkan ilmu demi Syiar Agama dan untuk kemuslihatan bersama penat dan lelah itu bisa di pinggirkan.


Majelis Taklim ini bernama Majelis Taklim Al-Mutaallimin artinya Pelajar, maknanya semua yang tergabung dalam Majelis ini adalah pelajar termasuk saya, walaupun saya notaben nya pembaca Kitab dan menjelaskan nya namun saya ber anggapan saya adala seorang pelajar, “belajar bagaimana cara nya mengajar”. 

Berdiri sejak tahun 2005 setelah tsunami, di asuh oleh Orang Tua Rohani kami bernama Tgk M Husen akrab kami panggil ABU, saat itu majelis ini berjalan dengan pasang surut nya bahkan sempat tidak aktif karna di sebabkan oleh satu dan lain hal.

Di tahun 2015, Kami pun membuat komitmen bersama bahwa “Majelis tetap di laksanakan walaupun anggotanya tak seberapa bila tak ada hal dan rintangan yang tak bisa di elakkan” di bawah binaan, kerja sama dan kesungguhan masyarakat mulai saat itu Majelis ini selalu Aktif di laksanakan secara rutin setiap malam Jumat bakda jamaah Isya, walaupun masyarakat di sibukkan dengan berbagai aktifitas nya namun tidak menyurutkan minat dan kemauan mereka untuk menimba ilmu dalam Majelis Taklim ini.


Ilmu yang bisa di dapatkan dalam Majelis ini pun tidak terfokus tentang masalah fiqh, tauhid dan tasawuf saja, karna segala permasalahan yang terjadi dan di alami oleh masyarakat semua nya di bahas dan dikupas sebisa mungkin dari perspektif Agama dan Negara.


Tua muda berbaur dalam wadah tempat menimba ilmu ini, namun dari kalangan remaja masih terlihat minim, banyak yang masih di sibukkan dengan aktifitas keremajaan nya, saya rasa ini menjadi tantangan dan PR bagaimana kedepannya bisa menumbuhkan kesadaran dan kemauan masyarakat khusus nya dari kalangan remaja untuk belajar.

Semangat Dalam Belajar dan Menuntul Ilmu.

Tgk Firman Syukria.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUASA RAMADHAN

Mengobati Penyakit Marah

SHALAT TASBIH