Masalah JANGGUT
*🔲 KUMIS DAN JENGGOT*
◼️Pertama: Hukum memotong jenggot ada yang mengatakan haram dan tidak haram.
Saya ikut pendapat yang tidak mengharamkan memotong jenggot.
*ﻗﺎﻝ اﻟﺸﻴﺨﺎﻥ : ﻳﻜﺮﻩ ﺣﻠﻖ اﻟﻠﺤﻴﺔ*
_An-Nawawi dan Ar-Rafii mengatakan makruh memotong jenggot._
*اﻟﻤﻌﺘﻤﺪ ﻋﻨﺪ اﻟﻐﺰاﻟﻲ ﻭﺷﻴﺦ اﻹﺳﻼﻡ ﻭاﺑﻦ ﺣﺠﺮ ﻓﻲ اﻟﺘﺤﻔﺔ ﻭاﻟﺮﻣﻠﻲ ﻭاﻟﺨﻄﻴﺐ ﻭﻏﻴﺮﻫﻢ: اﻟﻜﺮاﻫﺔ.*
_Pendapat yang kuat menurut Al-Ghazali, Syaikhul Islam Zakaria Al-Anshari, Ibnu Hajar, Ar-Ramli, Al-Khathib dan lainnya adalah Makruh/ tidak haram._
📚(I'anah ath-Thalibin, 2/386)
◼️Kedua: Jika memotong jenggot adalah haram maka tidak mungkin ada Shahabat memotong jenggot. Nyatanya Imam Bukhari meriwayatkan:
*ﻭﻛﺎﻥ اﺑﻦ ﻋﻤﺮ: «ﺇﺫا ﺣﺞ ﺃﻭ اﻋﺘﻤﺮ ﻗﺒﺾ ﻋﻠﻰ ﻟﺤﻴﺘﻪ، ﻓﻤﺎ ﻓﻀﻞ ﺃﺧﺬﻩ»*
_Jika Ibnu Umar melakukan haji atau umrah maka ia menggenggam jenggotnya. Jika lebih maka ia potong._ 📚(Sahih Bukhari).
◼️Ketiga: Memanjangkan jenggot lebih dari genggaman tangan dihukumi bidah oleh ahli hadits Salafi W4H4B1 :
*يحرم إسبال اللحية فوق القبضة كما يحرم إحداث أي بدعة في الدين*
_"Haram memanjangkan jenggot lebih dari genggaman tangan seperti haramnya membuat bid'ah di dalam agama."_
📚 (Fatawa Al-Albani 35).
Jadi, ulama Salafi yang jenggotnya panjang-panjang itu berarti bid'ah semua menurut Albani.
*Kok berkumis...?*
Ya gak apa-apa. Saya ikut riwayat berikut yang disampaikan oleh Al-Hafidh Ibnu Hajar:
*ﻓﺈﻥ اﻟﻤﻌﺮﻭﻑ ﻋﻦ ﻋﻤﺮ ﺃﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻳﻮﻓﺮ ﺷﺎﺭﺑﻪ.*
_"Yang populer dari Umar bahwa ia membiarkan (tidak memotong) kumisnya."_
📚 (Fath Al-Bari, 10/335).



Komentar
Posting Komentar