Mendapatkan Nikmat Terbesar Lewat Mata

 

MENDAPATKAN NIKMAT TERBESAR LEWAT MATA

Firman Allah Swt QS. Az-Zukhruf : 71

أعوز بلله من الشيطان الرجيم , بسم الله الرحمان الرحيم , يطاف عليهم بصحاف من ذهب وأكواب وفيها ما تشتهيه الأنفس وتلذ الأعين وانتم فيها خالدون .

Yang Maksud nya : di edarkan kepada mereka makanan dan minuman dalam piring dan cangkir emas, dan di dalam Surga mereka mendapatkan apa saja yang di inginkan oleh jiwa/hati dan yang lezat di pandang mata, dan mereka kekal di dalamnya.

Orang yang beriman, beralal saleh, di rizai Allah Swt kelak akan mendapatkan Surga dengan seluruh kenikmatannya, kenikmatan yang tiada habisnya, nikmat minum misalnya, walaupun airnya sama seperti yang kemaren namun nikmatnya berbeda-beda dan nikmat Surga itu tiada habis-habisnya.

Memangnya ada sesuatu yang tiada habisnya ?

Ada sesuatu yang maujud pada makqulat namun pada kenyataannya tidak maujud/tidak bisa di dapatkan, adakalanya karena tidak mungkin wujut seperti bersatu terang dan gelap (dua hal yang berlawanan) atau karena mustahil wujud seperti syarik bagi Allah Swt.

Ada sesuatu yang di dapatkan cuma satu, adakalanya karena mustahil banyak seperti Allah Swt atau karena mungkin/bisa jadi banyak seperti matahari.

Ada juga sesuatu yang banyak di dapatkan, adakalanya sampai ada habisnya seperti manusia dan adakalanya tiada habisnya seperti nikmat ahli Surga.

Kebanyakan kita beranggapan bahwa nikmat itu di dapat dengan mulud, di minum atau di makan, sehingga dalam Ayat ini di mulai dengannya ;dalam Surga di edarkan makanan dan minuman dalam piring dan cangkir emas;, tempat dan lokasi makan mempengaruhi terhadap nikmatnya, beda nikmat makan di restoran dan di pinggir jalan, makan di tempat nyaman dan lokasi yang indah berbeda nikmatnya dengan makan di lokasi bising dan kumuh, bayangkan nikmat makan di dalam Surga tempat ternyaman dan terindah.

Ada kenikmatan yang didapatkan karena terpenuhinya keinginan hati/jiwanya, sambungan Ayat ;dan di dalam Surga ada apa saja yang di inginkan oleh jiwa/hati;, yang di inginkan oleh hati ada enam : ma’qulat (yang di fikir), masmu’at (yang di dengar), manzhurat (yang di lihat), malmusat (yang di jamah/di sentuh), muzauwaqat (yang di rasa), masymumah (yang di cium).

Ada juga kenikmatan yang di dapatkan dengan mata sambungan Ayat ;dan yang lezat di pandang mata;,

Di saat kita berada di pegunungan atau tepian pantai yang indah dan nikmat di pandang mata, maka di saat itu kita enggan untuk pulang, enggan untuk kerja walaupun untuk makan di saat lapar, juga di saat kita nonto TV, walaupun telah larut malam tak terasa, di saat melihat HP pun demikian, digigit nyamuk tak terasa, kenapa ?, ini semua karena mata sudah mendapatkan kenikmatan.

Sejarah perempuan-perempuan kota Mesir tak terasa tangannya teriris oleh pisau hingga bercucuran darah di saat mata mereka sudah mendapatkan kenikmatan dengan melihat Nabi Yusuf As, bila mata sudah mendapatkan kenikmatan maka bisa membuat peka dan menghilangkan rasa sakit di badan.

Di antara sekian banyaknya nikmat, yang terbesar bagi ahli dunia adalah nikmat Iman dan Islam, sedangkan bagi ahli Surga nikmat terbesar bukanlah yang di dapatkan dengan fikiran, mulut, hidung, telinga dan tangan, namun nikmat terbesarnya adalah nikmat yang di dapat dengan mata yaitu nikmat memandang Zat yang maha suci Allah Swt

Zat yang suci hanya bisa di lihat oleh mata yang suci pula, bagaimana dengan mata kami, Ya Allah... mata kami di penuhi oleh debu-debu dosa, mata kami hampir setiap hari berzina, zina mata, Ya Allah... walaupun demikian kami sangat menginginkan/merindukan untuk mendapatkan nikmat memandang zat Mu yang maha Pemberi Nikmat.

Kita sadari itu, sehingga kita perlu untuk membersihkan/mensucikan mata kita sebagai sarana memandang Allah Swt, membasuh dan membasahkannya dengan air mata penyesalan dari dosa, air mata taubat, dan sering menghiasinya dengan melihat yang baik dan suci yaitu Al-Quran, di sunnahkan bagi kita untuk membaca Al-Quran dengan melihatnya walaupun sudah di hafal.

Dengan sering demikian dan tak lupa pula selalu rajak mengharapkan kasih sayang Allah Swt semoga di rizai untuk mendapatkan kenikmatan Surga itu, Aamiin... Ya Arhamarraahimin.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUASA RAMADHAN

Mengobati Penyakit Marah

SHALAT TASBIH