Masih Kenal Saya Kan ?

 


Masih Kenal Saya kan ?.

Seperti biasanya, di samping markaz kami di jln Mtsn 5 Aceh Barat selalu lalu lalang siswa-siswi anak sekolah madrasah, guru, pengantar anak ke sekolah dan juga beberapa orang yang berprofesi sebagai penjual di kantin Madrasah tersebut, ada juga siswa-siswi MAS Woyla yang juga sering lewat di jln itu menuju ke kantin Mtsn, karena jarak MAS dengan Mtsn hanya sekitar 150 m.

Di pagi itu, seorang siswi MAS lewat, bersamaan juga lewat seorang guru Mtsn, saat berpapasan sang siswi ini menegur guru tersebut dengan pertanyaannya “masih ingat saya kan buk?”, mungkin karena ia dulunya pernah belajar di Mtsn itu sehingga ia bertanya seperti itu, pertanyaan pertamanya tidak di jawab langsung karena mungkin sang guru ingin memastikan pertanyaannya atau mungkin lagi mikir mau gimana jawabnya, pertanyaan kali kedua di jawab oleh sang guru dengan setengah bercanda “mana saya kenal kamu si pulan (menyebut namanya dengan jelas)” pertanda guru tersebut masih kenal, di ulang lagi pertanyaan yang sama dan di jawab dengan jawaban yang sama pula.

Sekilas bahasa yang terdengar dari cerita ini biasa saja, tapi dibalik itu ada kalam hikmah makrifah yang sengaja di perdengarkan oleh Yang Maha Mendengar.

Ungkapan “masih kenal” berbeda dengan “ada kenal atau sudah kenal”, kala “masih kenal” berarti sudah pernah ketemu dan pernah kenal dulu, sedangkan “ada kenal atau sudah kenal” berarti belum pernah ketemu dan belum pernah kenal.

Bila di arahkan kepada Yang Maha ‘Alim ungkapan yang tepat dan benar adalah “masih kenal kan sama Allah?” bukan “sudah kenal sama Allah?”, karena kita semua dulu sudah pernah bertemu dan mengenal Allah Swt, di mana dan kapan itu? Ini ranahnya Tauhid Makrifah yang perlu di review kembali.

Sesaat itu Saya tertegun, batin bergemuruh, qalbu merinding, dalam diam sambil beraktifitas menyadari sesungguhnya Pertanyaan siswi tadi pada hakikatnya adalah Allah yang bertanya pada diri saya, “masih kenal SAYA kan (SAYA Allah Tuhanmu)?.

لا علم لنا الا ما علمتنا

Tgk Firman Syukria  (13 Agustus 2024 : sekitar jam 07.45 Wib / pagi ).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUASA RAMADHAN

Mengobati Penyakit Marah

SHALAT TASBIH